Senin, 06 Februari 2012

Hasil Karya Ilmiah

Tomat  Sebagai Sumber Energi Alternatif Pembangkit Listrik

KATA PENGANTAR
            Puji Syukur kehadirat Ilahi Robbi yang telah memberi Rahmat Hidayahnya kepada penulis dan selalu terucapkan Allohumma Sholli Alaa Sayyidina Muhammad kepada Rasulullah Muhammad SAW sehingga penulis dapat menyelesaikan karya ilmiah untuk tugas akhir Bahasa Indonesia semester genap tahun ajaran 2009/2010 dengan judul  Tomat Sebagai Sumber Energi Alternatif Pembangkit Listrik”.
Dalam penyelesaian karya ilmiah ini, penulis banyak mengalami kesulitan, terutama disebabkan oleh kurangnya ilmu pengetahuan. Namun, berkat bimbingan  dari berbagai pihak, akhirnya karya ilmiah ini dapat diselesaikan, walaupun masih banyak kekurangannya. Karena itu, sepantasnya jika penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Kepala SMA DU 1 Unggulan BPPT Jombang, Drs. H. Muhaimin Ms., M. Pd. Atas motivasi serta dukungan yang diberikan;
2. Eva Eri Dia, S. Pd. Selaku Pembimbing Utama yang telah meluangkan waktu untuk memberikan kritik dan saran kepada penulis;
3. LaiLi, S. Pd. Selaku pembimbing kedua yang penuh kesabaran memberikan pengarahan yang sangat berguna bagi penulis;
4. Dedy Setyawan. Selaku pembibing ketiga yang telah bersedia membantu dalam proses eksperimen ini yang sangat penting bagi penulis;
4. Orang tua tercinta yang selalu memberikan doa restunya;
5. Teman-teman seperjuangan, khususnya kelas GALAXI.
            Penulis menyadari banyak kekurangan dalam penulisan karya ilmiah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan adanya kritik dan saran yang positif agar karya ilmiah ini menjadi lebih baik dan berdaya guna di masa yang akan datang.
            Harapan penulis, mudah-mudahan karya ilmiah yang sederhana ini dapat bermanfaat bagi penulis dan bagi pihak yang membutuhkan dan memerlukan pada umumnya.
Jombang, ......................2010







                                                                        BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah                     
Listrik  merupakan sumber energy yang penting bagi kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sangat bergantung pada listrik. Pada umumnya listrik yang kita gunakan sehari- hari diperoleh dari bahan bakar Bioetanol, yang sebenarnya memiliki banyak dampak negative terhadap kelangsungan hidup manusia.
Belakangan ini timbul masalah yang sangat krusial yaitu sulit untuk mendapatkan sumber daya alam yang di butuhkan untuk energy pembangkit listrik yang berupa BBM,akibatnya BBM terkadang menjadi barang langka,penyebab susahnya mendapatkan BBM yaitu karena BBM termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui sehingga bila terus menerus di gunakan maka BBM tersebut akan habis.Selain itu harga BBM juga cukup mahal untuk masyarakat kalangan bawah yang juga sangat membutuhkan listrik.
Pemanfaatan buah tomat sebagai salah satu cara alternative yang berguna sebagai energy pembangkit listrik.Buah tomat akan menjadi salah satu alternative masa depan karena tanaman ini mudah di dapat dan mudah di budidayakan serta cepat berkembang sehingga dapat di produksi oleh masyarakat dengan mudah terutama masyarakat yang memiliki lahan.Selain itu harga tomat relative murah dan merupakan sumber energy yang efisien sehingga mudah di jangkau oleh semua kalangan.Bagi pemerintah tanaman ini dapat di tanam di lahan-lahan kritis,sehingga dapat membantu penghijauan dab konservatif juga dapat menyerap tenaga kerja.
Cara membangkitkan listrik dengan menggunakan tomat baik secara alami akan diuraikan dalam bab ini.Cara-cara yang disajikan dapat digunakan di desa maupun di kota karena alatnya mudah didapat.Alasan mengapa membuat cara alternative seperti ini agar masyarakat bisa menjadikan tomat sebagai bahan alternative pembangkit listrik ketika ketersediaan bahan pembangkit listrik semakin menipis.Listrik adalah kebutuhan manusia yang paling utama.Oleh sebab itu,di buatlah teknologi sederhana.

 

1.2     Batasan Masalah
Agar pembahasan yang berjudul Tomat Sebagai Sumber Energi Alternatif Pembangkit Listrik ini tidak semakin meluas,penulis perlu membatasi pemasalahan sebagai berikut:
1.      Senyawa yang terkandung dalam tomat yang berguna untuk energy pembangkit listrik.
2.      Sumber energy alternative listrik
3.      Tegangan yang di hasilkan tomat

1.3     Rumusan Masalah
1.      Senyawa apa yang terkandung pada tomat yang bisa menghasilkan energy listrik?
2.      Macam-macam sumber energy alternative listrik?
3.      Berapa tegangan yang di hasilkan oleh tomat?

1.4     Tujuan
1.      Untuk mengetahui senyawa yang terdapat dalam tanaman tomat yang dapat menghasilkan energy listrik
2.      Untuk mengetahui macam-macam sumber energy listrik alternatif
3.      Untuk mengetahui berapa tegangan yang di hasilkan tomat

1.5     Manfaat
1.      Agar masyarakat mengetahui pemanfaatan tomat sebagai sumber energi listrik alternatif
2.      Agar masyarakat mengetahui macam-macam sumber energy listrik alternatif
3.      Agar masyarakat mengetahui berapa tegangan yang di hasilkan tomat



BAB II
LANDASAN TEORI
2.1   Pengertian Tanaman tomat

Tomat (Solanum Lycopersicum) merupakan komoditas sayuran yang sangat merakyat, semua orang memerlukannya, tidak heran bila permintaan tomat di pasaran sangat banyak jumlahnya, mulai dari pasar rakyat, pasar swalayan, warung pinggir jalan, restoran, usaha catering, hotel, pabrik saus, hingga pedagang asongan yang sehari-harinya membutuhkan tomat dalam jumlah yang tidak sedikit. Sebagai akibatnya, daerah-daerah yang merupakan sentra penanaman tomat local tidak mampu lagi memenuhi permintaan untuk skala nasional yang bertambah dari tahun ke tahun.
Tomat merupakan tanaman dikotil , dan tumbuh sebagai rangkaian percabangan batang, dengan kuncup terminal pada ujung yang tidak tumbuh sebenarnya. Ketika ujung yang akhirnya berhenti tumbuh, entah karena pemangkasan atau berbunga, kuncup lateral mengambil alih dan tumbuh menjadi lain.Tomat biasanya dibawah umur, berarti tertutup rambut pendek halus. Ini rambut memfasilitasi proses vining, berubah menjadi akar tanaman dimanapun berada dalam kontak dengan tanah dan air. Kebanyakan tanaman tomat daun majemuk , dan disebut daun reguler. Tetapi beberapa kultivar memiliki daun sederhana dikenal sebagai daun kentang  karena kemiripan mereka dengan sepupu dekat. Daun biasa, ada variasi, seperti berkerut daun, yang sangat beralur, beraneka ragam , angora daun, yang memiliki warna tambahan di mana mutasi genetik menyebabkan klorofil untuk dikecualikan dari beberapa bagian daun. Buah dari varietas yang paling matang menjadi warna merah khas. tanaman Tomat biasanya mencapai 1-3 meter (30-10 kaki) tingginya dan memiliki batang.
Tomat adalah tanaman anggur, awalnya yg berbaring , meskipun mereka dapat hidup sampai tiga tahun di sebuah rumah kaca di beberapa kasus, tentu jenis yang tahunan di semua iklim. Hampir semua orang mengenal tomat yang tanpa kenal musim ini ternyata mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Beragam penelitian menunjukan, tomat bermanfaat untuk kesehatan jantung serta penangkal radikal bebas.      
Pada 1753, Linnaeus tomat ditempatkan dalam genus Solanum (samping kentang ) sebagai Solanum Lycopersicum . Namun, pada 1768 Philip Miller memindahkannya ke genus sendiri, penamaan itu Lycopersicon esculentum . Nama ini mulai digunakan secara luas tetapi melanggar dari aturan penamaan tanaman.Secara teknis, Lycopersicon Lycopersicum kombinasi (L.) Karst H.. akan lebih benar, tapi ini nama (diterbitkan pada 1881) telah hampir tidak pernah digunakan (kecuali dalam katalog benih, yang sering digunakan dan masih melakukannya).
Namun, genetik bukti kini telah menunjukkan bahwa Linnaeus benar untuk menaruh tomat dalam genus Solanum, Solanum Lycopersicum membuat nama yang benar. Kedua nama, bagaimanapun, mungkin akan ditemukan dalam literatur untuk beberapa waktu.. Dua alasan utama yang beberapa masih menganggap genera terpisah struktur daun (daun tomat yang sangat berbeda dari Solanum lain), dan biokimia (banyak alkaloid umum untuk spesies Solanum lainnya jelas tidak ada dalam tomat). tomat dapat dengan susah payah diseberangi dengan beberapa spesies diploid Kentang dengan keturunan layak yang mampu mereproduksi memberikan bukti hubungan erat antara spesies tersebut.
Banyak varietas buah tomat, seperti tomat buah yang berukuran besar, tomat sayur dengan ukuran lebih kecil dan tomat ceri yang hanya sebesar kelereng. Apapun jenisnya, tomat mengandung unsur gizi yang hamper sama, yakni kaya akan vitamin A, vitamin C, mineral, serat dan zat fitonutrien. 
Keisitimewaan lain buah tomat adalah tinginya kandungan likopen. Selain memberikan warna merah pada buah tomat, likopen terbukti efektif sebagai zat antioksidan. Likopen juga dapat menurunkan risiko terkena kanker, terutama kanker prostat, lambung, tenggorokan dan usus besar. Kandungan asam klorogenat dan asam p-kumarat di dalam tomat mampu melemahkan zat nitrosamin penyebab kanker. Vitamin A yang terkandung di dalam tomat sangat baik untuk kesehatan mata.      
Tomat juga banyak dimanfaatkan di dalam industri kecantikan, banyak masker dan pil anti penuaan yang berbahan dasar tomat. Bukan tanpa alasan, pigmen likopen memang terbukti  efektif sebagai antioksidan. Zat lain seperti tomatin di dalam tomat bersifat sebagai antiinflamasi, yaitu dapat menyembuhkan luka dan jerawat. Jika Anda demam, tomat juga mempunyai sifat antipiretik alias penurun demam. Sementara serat yang tinggi di dalam tomat mampu mengatasi ganguan pencernaan seperti sembelit dan wasir. 
Manfaat tomat sebenarnya sudah di teliti sejak lama, seperti penelitian DR. John Cook Bennet dari Wiloughby University, Ohio, yang dilakukan pada November 1834. Hasil penelitiannya menunjukkan tomat dapat mengobati ganguan pencernaan, diare, memulihkan fungsi lever dan serangan empedu. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, menemukan gel berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah penyebab stroke dan penyakit jantung. Tomat juga mampu memulihkan lemah syahwat dan meningkatkan jumlah sperma serta menambah kegesitan gerakannya. 
Mengkonsumsi buah tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Seperti yang terungkap dari penelitian badan pangan dunia FAO-WHO. Hasil penelitian lembaga ini menunjukan jika kandungan likopen tidak rusak dan jumlahnya tidak jauh berubah selama pemanasan. Bahkan kandungan likopen akan meningkat 10 kali lipat ketika tomat diolah menjadi saus atau pasta tomat.       
Likopen merupakan bagian dari karotenoid yang larut dalam lemak, namun likopen yang lalrut di dalam lemak justru sulit di serap oleh tubuh. Karenanya, disarankan mengolah tomat dengan cara di rebus atau dikukus.  Mengkonsumsi sebaiknya pilih yang tomat organik. Tomat organik lebih sehat karena bebas dari residu kimia, baik dari pupuk dan pestisida. Tomat dari hasil organik juga lebih tinggi kandungan kalsiumnya, sekitar 23 mg dibandingkan tomat unorganik yang hanya mengandung 5 mg kalsium.

2.1.1        Morfologi  Dan Anatomi Tomat

Tomat termasuk tanaman semusim (annual) dengan type meninggi (indeterminate), tergolong dalam tumbuhan yang menghasilkan biji (Spermatophyta), berdaun lembaga dua (Dycotyledoneae), hiasan bunganya termasuk lengkap terdiri atas kelopak dan mahkota dengan daun-daun mahkota yang berlekatan menjadi satu (sympetalae), termasuk dalam keluarga terung-terungan (Solanaceae).

Perakaran tomat merupakan akar tunggang yang terdiri atas akar utama dan akar-akar lateral yang mengeluarkan serabut-serabut akar. Panjang akar utama berkisar 35 – 50 cm dan akar-akar lateral menyebar sekitar 35 – 45 cm.

Batang utama tomat hibrida Idola tegak lurus dan kokoh, pada setiap ketiak daun akan tumbuh tunas baru, namun tunas-tunas ini harus dibuang sampai batang utama menghasilkan cabang primer yang membentuk dua batang yang sama besarnya berbentuk huruf “Y”, dan tunas-tunas lateral yang tumbuh pada kedua batang di atas cabang primer juga harus dibuang, sehingga batang yang dipelihara adalah dua batang utama yang tumbuh dari cabang primer.

Daun berwarna hijau muda yang ditopang oleh tangkai daun, tulang daun menyirip. Bunga berbentuk seperti terompet (hypocrateriformis), termasuk bunga lengkap (completes) yang terdiri dari kelopak bunga (calyx), mahkota bunga (corrrola), benang sari (stamen), dan putik (pistillum). Benang sari dan putik terletak dalam satu bunga sehingga disebut berkelamin dua (hermaphroditus).

2.1.2        Senyawa kimia yang teerkandung pada tomat

Senyawa kimia
Besar kalori
Kalsium
7 mg
Fosfor
15 mg
Zat besi
0,9 mg
Natrium
230 mg
Kalium
230 mg
Vitamin  A
(1.050 IU)
Vitamin B1
(0,05 mg)
Vitamin  B2
(0,03 mg)
Vitamin  C
(16 mg)

Selain itu, larutan dalam tomat bersifat elektrolit, sehingga menyebabkan penukaran elektron dari tembaga ke seng yang menyebabkan terjadi aliran listrik yang searah, jadi menyebabkan elektron harus melalui kabel penghubungnya. Dan pada akhirnya dapat menghasilkan listrik.

2.2  Sumber energy alternative listrik.
     Energi alternatif merupakan sumber energi yang dihasilkan dari bahan-bahan yang belum pernah dimanfaatkan secara luas Untuk mengatasi masalah pasokan listrik, ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan, yaitu :
Saat ini, banyak calon investor berlomba-lomba untuk mendapatkan projek PLTSa karena sampah yang telah mengalami pengolahan menjadi bahan baku dapat dijadikan sumber energi bagi sebuah pembangkit listrik. Sebagai bahan baku sebuah sumber energi alternatif maka sampah dianggap memiliki nilai jual yang tinggi dan bisa mendatangkan keuntungan yang besar.
Pengolahan sampah ini memiliki dampak positif terhadap lingkungan dimana dapat mengurangi jumlah sampah terutama di kota-kota besar. Sampah plastik yang dianggap dapat merusak tanah kini dapat dikurangi jika diolah dengan baik dan sampah-sampah yang biasa menumpuk disungai-sungai juga dapat dihindari, pada akhirnya akan mengurangi resiko banjir akibat terhambatnya aliran air hujan yang mengalir di sungai.
Pengolahan sampah ini juga bisa dijadikan sebagai mata pencaharian bagi para pemulung dimana ada “jaminan” untuk sampah-sampah yang telah dikumpulkannya itu ada yang menampung dan membayarnya sehingga bisa meningkatkan pendapatannya.
Kesulitan yang mungkin timbul adalah apabila pembangkit listrik tersebut dibangun di daerah yang jumlah penduduknya tidak sepadat dan sebanyak seperti di Jakarta atau kota besar lainnya sehingga kemungkinan untuk mendapatkan sampah dalam jumlah yang besar akan sangat sulit. Sampah akan menjadi ekonomis saat diterapkan di perkotaan dengan produksi sampah yang berlimpah.
Selain iu, , Ada berbagai buah-buahan yang dapat menghasilkan listrik terutama buah-buahan yang rasanya asam misalnya apel, jeruk lemon dan lain-lain. Kita akan melakukan percobaan untuk membuktikan kemampuan buah-buahan menghasilkan listrik. Penelitian mengenai energi alternatif lebih dititik beratkan kepada energi alternatif yang menggunakan bahan-bahan alami dan bersumber dari alam. elektrolit dalam batu baterai bersifat asam, sehingga buah yang bersifat asam dapat menjadi elektrolit. Selain jeruk, kentang, pisang dan apel, buah lain dapat juga menghasilkan listrik. membuktikan bahwa tomat  juga dapat digunakan sebagai sumber arus listrik searah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tegangan yang dihasilkan oleh Buah tomat  adalah 1,24 volt. Dan ketahanan dalam jam dinding rata-rata selama 5 hari 6 jam (135 jam). Kontruksi buah tomat sama dengan baterai biasa. Perbedaannya adalah pada elektrolitnya. Tomat mengandung beberapa mineral yang dapat berfungsi sebagai elektrolit. Mineral dalam jumlah terbanyak adalah potassium atau kalium (K+). Kulit pisang juga mengandung garam sodium yang mengandung klorida (Cl-) dalam jumlah sedikit. Reaksi antara potassium atau kalium dan garam sodium dapat membentuk kalium klorida atau KCl. KCl merupakan elektrolit kuat yang mampu terionisasi dan menghantarkan arus listrik. Tomat  juga mengandung Magnesium dan Seng. Magnesium (Mg) dapat bereaks dengan diklorida dan menjadi elektrolit kuat. Jumlah Magnesium hanyalah 15 % dari jumlah tomat  keseluruhan. Tomat  juga mengandung Seng (Zn) yang merupakan elektroda positif. jumlah kandungan Seng dalam tomat  hanya mencapai 2 %. Sehingga mineral yang paling berperan dalam menghantarkan listrik adalah potassium atau kalium, yang bereaksi dengan garam sodium. Dimungkinkan garam magnesium dan seng juga turut berperan dalam menghantarkan dan menyimpan arus listrik searah.

2.3  Besar tegangan yang dihasilkan oleh buah tomat.

Warna tomat
Tegangan yag di hasilkan
1 tomat merah besar
0,37 volt
1 tomat muda besar
0,55 volt
1 tomat muda kecil
0,5 volt
4 tomat merah besar
1.50 volt
4 tomat muda kecil
2 volt




BAB III
ME TODE PENELITIAN
3.1   Metode penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tiga macam metode,yaitu studi lapangan,studi eksperimen (percobaan di laboratorium) dan studi internet.
Penelitian dilakukan tanggal 6 Mei 2010 sampai dengan 22 Mei 2010.Adapun untuk percobaan tomat dilakukan di Laboratorium IPA SMA Darul Ulum 1 Unggulan BPP-T Peterongan.
Peralatan dan bahan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Tomat
2. Potongan tembaga dan seng
3.  Multimeter
4. Volt meter
5. Lempeng positif (merah) pada tembaga
6. Lempeng negative (hitam) pada seng
3.1.1 Studi Lapangan
Untuk memperoleh data-data di lapangan penelitian,teknik-teknik pengambilan data yang digunakan adalah teknik wawancara.Adapun teknik wawancara dilakukan dengan cara mewawancarai Pak Dedy Setiawan yang telah mencoba menggunakan tomat untuk menghidupkan sebuah lampu yang bertegangan 1,5 Volt,serta mewawancarai Pak Ismail Harianto selaku guru fisika yang lebih mengetahui tentang kuat arus listrik serta tegangan yang di hasilkan oleh tomat.
3.1.2 Studi eksperimen
Adapun jenis eksperimen yang dilakukan dalam penelitian ini adalah eksperimen di laboratorium,percobaan yang dilakukan di laboratorium IPA yaitu untuk mengetahui berapa kuat arus listrik yang terkandung dalam tomat dan percobaan menghidupkan lampu kecil menggunakan tomat.
Cara kerja:
Siapkan tomat setengah matang sebanyak 4 buah,lalu tancapkan seng dan tembaga pada tomat,kemudian lihat pada multimeter berapa kuat arus listrik yang di hasilkan tomat tersebut.
3.1.3 Studi internet
Untuk memperoleh data-data lebih lengkap tentang sejarah tomat serta senyawa apa saja yang terkandung di dalam tomat.















1 komentar:

  1. Good Job!

    tetep semangat buat berkarya ya Fir... Dood Luck for yu :)

    BalasHapus